Pentingnya Peran Orang Tua dalam Pendidikan Anak

Peran orang tua dalam pendidikan anak, jelas dan tegas bahwa mereka adalah pendidik yang utama dan pertama. Pertama karena merekalah yang memberikan pengajaran, pendidikan, apapun itu untuk perdana kalinya. Ada di tangan mereka jelas untuk memberikan pengaruh dan arah untuk menjadi apa dan seperti apa. Utama, karena merekalah yang memiliki tanggung jawab, kewajiban, dan kuasa untuk menjadikan anak seperti apa.

Keterbatasan kemampuan, ketrampilan, pengetahuan, teknik, dan keahlian, negara memiliki tanggung jawab untuk membantu mereka dengan mengadakan sekolah. Guru yang memiliki kewenangan untuk memberikan pendidikan yang dipercayakan oleh orang tua dan negara kepada mereka. Ingat, namun mereka bukan mengambil alih, dan menjadi tumpuan satu-satunya pendidik bagi pendidikan anak.

Kerjasama, saling melengkapi dan memberikan kontribusi sesuai dengan kapasitas, batasan, dan ranah masing-masing. Hal itu tertu adanya konsensus yang diatur oleh negara, sehingga pendidikan itu ada yang namanya tujuan pendidikan nasional dan seterusnya. Kewajiban lembaga pendidikan tentu seturut dengan tujuan pendidikan tersebut.

Lantas, apa saja yang bisa Anda (sebagai orangtua) berikan untuk mewujudkan keberhasilan pendidikan anak?

Pilihkan sekolah sesuai dengan minat anak.
Sebelum mendaftarkan si Kecil pada sekolah tertentu, cari informasi mengenai sekolah yang dituju yang disesuaikan dengan minat anak. Bila si Kecil memiliki minat yang besar terhadap bahasa asing, tidak ada salahnya bila Anda memasukkan si Kecil pada sekolah yang mengenalkan beberapa bahasa asing dalam pembelajarannya, atau pada ekstrakurikulernya.
Selain itu, bila si Kecil suka terhadap seni, Anda bisa memasukkannya pada sekolah yang memiliki berbagai ekstrakurikuler seni yang menjadi minatnya. Kesesuaian minat anak dengan sekolah akan memudahkan Anda dalam mengembangkan potensi si Kecil. Selain itu, anak akan merasa senang bersekolah sesuai dengan minatnya.
Penuhi kebutuhan sekolahnya.
Sudah menjadi tanggung jawab dan kewajiban setiap orangtua untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya. Kebutuhan sekolah si Kecil, mencakup peralatan sekolah dan biaya sekolah. Peralatan sekolah seperti buku-buku sekolah, tas, pensil, buku gambar, dan lain-lain. Kebutuhan sekolah anak, baik biaya dan peralatan sekolah tak bisa dikatakan murah. Beberapa orangtua menyiapkan biaya pendidikan untuk anak-anaknya dengan asuransi pendidikan bahkan sebelum anaknya bersekolah.
Dampingi anak belajar di rumah.
Anak terkadang tidak langsung memahami materi pelajaran tertentu yang ia dapat di sekolah. Anda, sebagai orangtuanya, diharapkan dapat membantunya menuntaskan masalah tersebut. Saat di rumah, dampingi si Kecil belajar dan bantu si Kecil untuk memahami materi pelajaran yang tidak dikuasainya.
Motivasi si Kecil untuk meraih cita-citanya melalui pendidikan.
Pendidikan formal sangat penting bagi anak dalam meraih cita-citanya. Anda harus memotivasi si Kecil supaya rajin belajar dan bersekolah untuk meraih cita-cita yang diinginkannya. Contoh: “Adek katanya ingin jadi dokter ya? Kalau ingin jadi dokter, harus rajin belajar dan sekolah, supaya pintar dan cita-cita Adek tercapai”
Ciptakan suasana nyaman dalam belajar.
Ciptakan suasana rumah yang nyaman dan tenang sehingga anak dapat berkonsentrasi saat belajar, seperti: kecilkan volume televisi atau matikan televisi, dan cahaya yang cukup untuk belajar.
Perhatian dan kasih sayang.
Perhatian dan kasih sayang orangtua kepada anaknya sangat berperan dalam mendukung keberhasilan pendidikan anak. Misalnya, saat anak kesulitan dalam belajar, orangtua segera mencari solusi untuk mengatasinya, saat anak mendapatkan masalah dengan teman-temannya orangtua juga dengan perhatian dan kasih sayangnya membantu menghadapi masalahnya.
Menanamkan budi pekerti.
Menanamkan budi pekerti tak dapat dilepaskan dari peran orangtua. Banyak nilai-nilai budi pekerti yang harus diajarkan kepada anak, seperti sopan dalam berkata, tidak berkata jorok, menyapa orang lain, menghormati dan/atau menghargai orang lain, dan lain-lain. Hal ini penting ditanamkan pada diri anak sejak dini sehingga mereka bukan hanya menjadi anak yang cerdas di sekolah, tetapi juga cerdas dalam bersikap dan bersopan santun