Kepala Sekolah SMP Negeri 19 Percontohan Banda Aceh, Nurdin,S.Ag, M.Pd mengatakan tujuan dari kegiatan manasik haji ini, agar para siswa dapat lebih memahami hakikat dari pelaksanaan ibadah haji.

Terlebih menurutnya, konsep pendidikan yang diterapkan sekolah menekankan pada aspek pembiasaan internalisasi ajaran Islam, sehingga para peserta didik tidak hanya terpaku pada pembejaran secara teoritis, tetapi juga merasakan langsung hakikat setiap ritual ibadah yang dilakukan.

“Kegiatan pembelajaran manasik haji kali ini merupakan yang ketiga kami lakukan tiap tahun. Dimana setiap kali ada momentum ibadah haji kami selalu biasakan anak-anak untuk melakukan pembelajaran, termasuk melaksanakan puasa arafah di tanggal 9 Dzulhijah dan ibadah kurban tanggal 10 Dzulhijah,”

Selain menggelar pembelajaran manasik haji, pihaknya juga mengedukasi para siswa untuk memahami kegiatan berkurban, dengan cara melihat secara langsung tahapan prosesi penyembelihan hingga pendistribusian daging kepada masyarakat yang membutuhkan sesuai syariat Islam.

“Kami sangat berharap melalui rangkaian kegiatan ini terciptanya generasi qurani yang saleh dan salehah, serta senantiasa mendirikan salat kapanpun dan dimanapun, karena itu lah tolok ukur output pendidikan.